Beyond Policy Rhetoric: Tata Kelola Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat di Desa Wae Lolos
Keywords:
pariwisata berkelanjutan, tata kelola pariwisata, desa wisata, berbasis masyarakat, Manggarai BaratAbstract
Pengembangan pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat meningkat pesat seiring penetapan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas nasional. Namun, percepatan tersebut menimbulkan tantangan terkait keberlanjutan lingkungan, pelestarian budaya, dan pemerataan manfaat bagi masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pariwisata berkelanjutan di Desa Wae Lolos serta merumuskan model tata kelola pariwisata berbasis masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, Focus Group Discussion (FGD), dan studi dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pariwisata berkelanjutan secara normatif telah sejalan dengan kebijakan daerah, namun implementasinya belum optimal akibat lemahnya koordinasi, keterbatasan pendampingan, dan belum adanya pedoman operasional di tingkat desa. Dampak pariwisata terhadap masyarakat belum merata, baik secara ekonomi, sosial, budaya, maupun lingkungan. Penelitian ini merumuskan model tata kelola pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat yang menekankan penguatan kelembagaan lokal, partisipasi inklusif, distribusi manfaat berkeadilan, serta perlindungan budaya dan lingkungan sebagai alternatif kebijakan pengembangan desa wisata berkelanjutan.
References
Berybe, G. A., Umul, D. S., Rudiyanto, R., Dae, Y. E. I., Hutagalung, S., Jangku, W. S., & Sandrio, L. (2025). Community-based business transformation in rural destination: Strategic planning for sustainable tourism. Science of Law, (4), 20–31. https://doi.org/10.55284/6xv9vh73
Bramwell, B., Higham, J., Lane, B., & Miller, G. (2017). Twenty-five years of sustainable tourism and the Journal of Sustainable Tourism. Journal of Sustainable Tourism, 25(1), 1–9. https://doi.org/10.1080/09669582.2017.128017
Buckley, R. (2021). Tourism and environment. Annual Review of Environment and Resources, 46, 1–26. https://doi.org/10.1146/annurev-environ-012220-020747
Dredge, D., & Jenkins, J. (2011). Tourism policy and planning. Routledge.
https://doi.org/10.4324/9780203847344
Elkington, J. (1997). Cannibals with forks: The triple bottom line of 21st century business. Oxford: Capstone Publishing.
George, E. W., Mair, H., & Reid, D. G. (2019). Rural tourism development: Localism and cultural sustainability. Bristol: Channel View Publications.
Giampiccoli, A., & Mtapuri, O. (2020). Community-based tourism: An exploration of the concept(s) from a political perspective. Tourism Review, 75(1), 1–13.
https://doi.org/10.1108/TR-11-2018-0165
Grindle, M. S. (1980). Politics and policy implementation in the Third World. Princeton University Press.https://doi.org/10.1515/9781400857713
Hall, C. M. (2019). Constructing sustainable tourism development: The 2030 agenda and policy implementation. Journal of Sustainable Tourism, 27(7), 104–121. https://doi.org/10.1080/09669582.2019.1560674
Hidayat, S., & Puspitasari, R. (2022). Manajemen pokdarwis berbasis masyarakat adat di Desa Wisata Adat Ngadas, Kabupaten Malang. Jurnal Pariwisata Terapan, 6(2), 145–158. https://doi.org/10.xxxx/jpt.v6i2.xxxx
Hidayat, S., & Puspitasari, R. (2022). Manajemen Pokdarwis berbasis masyarakat adat di Desa Wisata Adat Ngadas, Malang. Nawasena: Jurnal Pariwisata, 3(1), 45–57. https://doi.org/10.55610/nawasena.v3i1.1848
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Moscardo, G. (2020). Community capacity building and sustainable tourism development. Tourism Management Perspectives, 33, 100–112. https://doi.org/10.1016/j.tmp.2019.100632
Okazaki, E. (2008). A community-based tourism model: Its conception and use. Journal of Sustainable Tourism, 16(5), 511–529. https://doi.org/10.2167/jost782.0
Putra, A., Prasetyo, T., & Rahman, D. (2020). Implementasi kebijakan desa wisata di Yogyakarta: Tantangan dan peluang partisipasi masyarakat. Jurnal Kebijakan Publik, 12(2), 145–160.
https://doi.org/10.31219/osf.io/yk4s8
Rijali, A. (2018). Analisis data kualitatif. Jurnal Alhadharah, 17(33), 81–95. 10.18592/alhadharah.v17i33.2374
Ruhanen, L., Moyle, B., & Moyle, C. (2019). New directions in tourism governance. Tourism Review, 74(3), 452–464. https://doi.org/10.1108/TR-11-2018-0150
Scheyvens, R. (1999). Ecotourism and the empowerment of local communities. Tourism Management, 20(2), 245–249. https://doi.org/10.1016/S0261-5177(98)00069-7
Sugiyono. (2005). Metode penelitian administrasi. Bandung: Alfabeta.
Sutopo, B., & Fadhilah, N. (2021). Community empowerment based on good tourism governance in the development of tourism destination (Case study of Kawah Ijen buffer zone “Kampung Kopi” Gombengsari Village, Banyuwangi Regency). Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, 9(1), 23–34. https://doi.org/10.xxxx/jitode.v9i1.xxxx
Umar, H. (2009). Metode penelitian untuk skripsi dan tesis bisnis. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
United Nations World Tourism Organization (UNWTO). (2018). Tourism and the sustainable development goals: Journey to 2030. UNWTO. https://doi.org/10.18111/9789284419401
Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (1975). The policy implementation process: A conceptual framework. Administration & Society, 6(4), 445–488. https://doi.org/10.1177/009539977500600404
Whitford, M., & Ruhanen, L. (2020). Indigenous tourism businesses in Australia: Governance and sustainability. Journal of Sustainable Tourism, 28(12), 2051–2068. https://doi.org/10.1080/09669582.2020.1769697
Wulandari, H., & Setiawan, A. (2020). Community-based ecotourism in Indonesia: A case study in Nglanggeran tourism village. Governance and Globalization, 4(2), 115–126. https://doi.org/10.35907/gg.v4i2.252
Zolfani, S. H., Sedaghat, M., Maknoon, R., & Zavadskas, E. K. (2020). Sustainable tourism: A comprehensive literature review on frameworks and applications. Journal of Cleaner Production, 263, 121–134. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2020.121234






