Pemetaan Potensi Lahan Pertanian Berbasis Sistem Informasi Geografis Di Kabupaten Bandung
Main Article Content
Abstract
Potensi lahan pertanian merupakan faktor penting dalam mendukung perencanaan dan pengelolaan pertanian yang berkelanjutan. Variasi karakteristik biofisik, khususnya jenis tanah dan curah hujan, menyebabkan perbedaan tingkat kesesuaian lahan antarwilayah. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi lahan pertanian di Kabupaten Bandung berdasarkan parameter jenis tanah dan curah hujan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) serta memvisualisasikan hasilnya melalui platform WebGIS. Analisis spasial dilakukan menggunakan teknik reklasifikasi dan weighted overlay pada perangkat lunak ArcGIS, dengan bobot yang sama untuk parameter jenis tanah dan curah hujan. Potensi lahan akhir diklasifikasikan ke dalam lima kelas kesesuaian, yaitu sangat sesuai, sesuai, cukup sesuai, kurang sesuai, dan tidak sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses overlay berhasil mengintegrasikan kedua parameter dan menghasilkan distribusi spasial potensi lahan yang konsisten, di mana wilayah dengan karakteristik tanah yang menguntungkan dan tingkat curah hujan yang optimal cenderung berada pada kelas kesesuaian yang lebih tinggi. WebGIS yang dikembangkan menggunakan LeafletJS memungkinkan visualisasi interaktif peta potensi lahan beserta informasi atribut pendukung, sehingga memudahkan pengguna dalam memahami potensi lahan pertanian tanpa memerlukan keahlian SIG tingkat lanjut. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi analisis spasial berbasis SIG dan visualisasi berbasis web merupakan pendekatan yang efektif untuk menyajikan informasi potensi lahan pertanian dan mendukung perencanaan pertanian wilayah.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
R. C. Silalahi, I. B. Mataburu, dan L. Kusumawati, “Analisis Indeks Potensi Lahan Pertanian Padi Sawah Menggunakan Sistem Informasi Geografis di Kabupaten Bandung,” JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi), vol. 10, no. 1, pp. 1–12, 2025, doi:10.21067/jpig.v10i1.10707.
A. Farida, F. Rosalina, dan Z. Sangadji, “Pemetaan Potensi Lahan Pertanian di Distrik Makbon Melalui Sistem Informasi Geografis,” Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 6, no. 1, pp. 86–95, 2024, doi:10.36709/amalilmiah.v6i1.328.
M. Nuru, M. Debele, A. Tefera, dan A. Gelaw, “Geospatial techniques-based land suitability analysis for sustainable production of major crops in Sile Watershed of Gamo Zone, Southern Ethiopia,” Heliyon, vol. 11, e41477, 2025, doi:10.1016/j.heliyon.2024.e41477.
S. M. Tantuoyir, A. Muluneh, dan T. T. Danbara, “Land suitability evaluation using GIS and multicriteria decision analysis for cashew cultivation in the Abaya-Chamo Watershed, Ethiopia,” Smart Agricultural Technology, vol. 10, p. 100744, 2025, doi:10.1016/j.atech.2024.100744.
Y. Kawung, D. Tooy, dan S. Pakasi, “Design of a web-based geographic information to show spatial information of land used for horticulture,” Agro Bali: Agricultural Journal, vol. 6, no. 3, pp. 581–594, 2023, doi:10.37637/ab.v6i3.1373.
M. S. Aprianto, M. A. Sembiring, dan N. Marpaung, “Implementation of Web GIS in visualizing certified pharmacies mapping by DPM PTSP in Kisaran area,” Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology, vol. 6, no. 1, pp. 930–938, 2025, doi:10.33122/ejeset.v6i1.471.
D. O. Suparwata, M. M. Mokoginta, M. M. Djibran, A. G. Koto, dan M. Ervandi, “GIS-Based Evaluation of Agricultural Land Suitability for Climate Adaptation in Bone Bolango, Tomini Bay Region,” International Journal of Advanced Science, Engineering and Information Technology, vol. 15, no. 6, pp. 1779–1787, 2025, doi:10.18517/ijaseit.15.6.20570.
F. S. Bagu, “The Spatial Land Suitability Evaluation for Corn (Zea mays L) Crops in Patilanggio District, Pohuwato Regency, Gorontalo Province,” Jurnal Agronomi Tanaman Tropika, vol. 7, no. 1, 2025, doi:10.36378/juatika.v7i1.4118.
M. Faisal, B. Sulistyo, K. S. Hindarto, dan V. Lovita, “Evaluation of Land Suitability and Potential Development of Cardamom (Amomum compactum L.) in Padang Jaya Subdistrict, North Bengkulu Regency,” TERRA: Journal of Land Restoration, vol. 8, no. 1, pp. 10–19, 2025, doi:10.31186/terra.8.1.10-19.
N. Kurniawati, “Weighted overlay berbasis SIG untuk peta kesesuaian,” Jurnal Sains Informasi Geografi, Universitas Gorontalo, 2025.
P. Y. Agustin dan F. Febriandi, “Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Jagung di Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok,” TSAQOFAH, vol. 5, no. 3, pp. 2707–2727, 2025, doi:10.58578/tsaqofah.v5i3.5988.
S. Wahyuddin, H. Buchari, I. I. Wahab, Z. Rahmat, dan Z. Fadli, “Land suitability analysis using geographic information system (GIS): A case study in Soppeng district,” Journal of Physics: Conference Series, vol. 1918, no. 4, p. 042154, 2021, doi:10.1088/1742-6596/1918/4/042154.
Z. Arifin, A. Kurniawan, M. T. Nugraha, dan R. Hidayat, “Mapping the Land Suitability for Paddy, Corn, and Soybeans using GIS-Based Spatial Analysis,” International Journal of Environmental and Agriculture Research, 2024, doi:10.1155/2024/2903230.
K. B. J. Jeni, M. Maroeto, B. A. Solekhah, D. H. Sholikah, dan K. I. Rosmala, “Kesesuaian lahan untuk komoditas tebu, matoa, vanili dan jagung di wilayah Wonosalam, Jombang, Jawa Timur,” Agroteknika, vol. 8, no. 2, pp. 231–247, 2025, doi:10.55043/agroteknika.v8i2.486.
C. Qamara, D. Yuzaria, F. Madarisa, dan A. A. Budiarsa, “GIS-based multi-criteria land suitability analysis for five tropical forages in highland agroecosystems,” Jurnal Ilmu Ternak, vol. 25, no. 3, pp. 236–251, 2025, doi:10.24198/jit.v25i3.66009.
N. W. Ningsih, S. Saida, dan B. Ibrahim, “Penerapan SIG dalam evaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman padi di Kecamatan Sinjai Timur,” AGrotekMAS: Jurnal Ilmu Pertanian, vol. 4, no. 3, 2023, doi:10.33096/agrotekmas.v4i3.407.
R. Mulyani, A. S. Hidayat, dan T. Rahman, “Potential Land Reserves for Agriculture in Indonesia: Suitability and Legal Aspect Supporting Food Sufficiency,” Land, vol. 12, no. 5, 2023, doi:10.3390/land12050970.
S. B. Girsang, “Analysis of Land Suitability for Lowland Rice Using GIS-MCDA,” Sustainable Development Goals Journal, vol. 13, no. 1, 2025, doi:10.55908/sdgs.v13i1.4271.
S. Supriyadi, “Assessment of Land Characteristics and Suitability for Citrus Development in Dry Land Punung, Pacitan Regency,” Journal of Tropical Soils, vol. 29, no. 2, pp. 67–77, 2024, doi:10.5400/jts.2024.v29i2.67-77.
A. El Behairy, M. S. Abdelaziz, dan M. M. Hassan, “Assessment of Soil Capability and Crop Suitability Using Integrated Multivariate and GIS Approaches toward Agricultural Sustainability,” Land, vol. 11, no. 7, 2022, doi:10.3390/land11071018.
Mujiyo, R. S. Budiastuti, dan S. Widijanto, “Land suitability assessment for Cassava var. Jarak Towo using determinant factors as strategy fundament,” International Journal of Sustainable Development and Planning, vol. 16, no. 6, pp. 1153–1162, 2021, doi:10.18280/ijsdp.160614.
I. Hidayat, “From Land Capability to Food Security: Mapping Agricultural Areas for Sustainable Production,” Habitat Journal, vol. 36, no. 1, 2025, doi:10.21776/ub.habitat.2025.036.1.3.
N. Setiawati, “Geographic Information System of Ownership Productive Agricultural Land in Pidie District,” Big Data Journal, vol. 4, no. 2, 2025, doi:10.32699/bigdata.v4i2.452.
H. Maulana, R. Firmansyah, dan T. Rahman, “Integrasi SIG dan WebGIS untuk penyajian informasi spasial pertanian,” Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, vol. 13, no. 2, pp. 210–220, 2024, doi:10.22146/jnteti.v13i2.3265.
N. F. Lestari dan A. Setiawan, “Pengembangan WebGIS potensi lahan pertanian berbasis SIG di Kabupaten Magelang,” Jurnal Sistem Informasi, vol. 19, no. 1, pp. 55–66, 2023, doi:10.21609/jsi.v19i1.1023.