Komparasi Algoritma Machine Learning Untuk Klasifikasi Risiko Serangan Jantung Di Indonesia
Main Article Content
Abstract
Serangan jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia sehingga diperlukan upaya deteksi dini untuk mengidentifikasi individu yang berisiko mengalami kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa algoritma Decision Tree, Random Forest, dan Gradient Boosting dalam klasifikasi risiko serangan jantung di Indonesia, serta menganalisis pengaruh feature selection terhadap performa model. Penelitian menggunakan dataset Heart Attack Prediction in Indonesia yang diperoleh dari Kaggle, yang terdiri atas 158.355 data individu dan 28 atribut. Data tersebut mencakup karakteristik individu dan faktor yang berkaitan dengan risiko serangan jantung, seperti usia, jenis kelamin, hipertensi, diabetes, kadar kolesterol, obesitas, kebiasaan merokok, aktivitas fisik, tekanan darah, serta riwayat penyakit jantung sebelumnya. Tahapan penelitian meliputi data cleaning, transformasi data menggunakan one-hot encoding, feature selection menggunakan metode Gain Ratio, serta pembagian data menjadi 80% data latih dan 20% data uji. Performa model dievaluasi menggunakan metrik accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gradient Boosting memperoleh akurasi tertinggi sebesar 73,6%, diikuti Decision Tree sebesar 72,2% dan Random Forest sebesar 71,2%. Feature selection menghasilkan 9 atribut terpilih tanpa memberikan peningkatan performa yang berarti. Dengan demikian, Gradient Boosting merupakan algoritma dengan performa terbaik dalam klasifikasi risiko serangan jantung pada penelitian ini.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
M. Cahaya Rani, F. Diba Azkia, R. Arrova Dewi, M. Wahyudi, A. Surya Budiman, and C. Author, “PERBANDINGAN ALGORITMA RANDOM FOREST, NAIVE BAYES, DAN NEURAL NETWORK DALAM KLASIFIKASI PENYAKIT JANTUNG,” Bulan juni, 2025.
D. Haganta Depari et al., “Perbandingan Model Decision Tree, Naive Bayes dan Random Forest untuk Prediksi Klasifikasi Penyakit Jantung,” JURNAL INFORMATIK Edisi ke, vol. 18, p. 2022, Dec. 2022.
G. Ferry Mandias and I. J. Manoppo, “Penerapan Model Machine Learning untuk Memprediksi Serangan Jantung Dini,” Jurnal Ilmiah MATRIK, vol. 27, no. 2, Aug. 2025.
C. A. Bahri et al., “ANALISIS FAKTOR RISIKO PEMICU SERANGAN JANTUNG DI INDONESIA, MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI (DECISION TREE, NAIVE BAYES, DAN RANDOM FOREST),” 2025.
S. Narulita and N. Adi, “Feature Selection Information Gain pada Klasifikasi Pasien Penyakit Jantung (Heart Disease),” vol. 4, no. 1, Jun. 2024.
A. Irma Purnamasari and T. Suprapti, “PENERAPAN ALGORITMA DECISION TREE DALAM KLASIFIKASI PENYAKIT STROKE OTAK,” Cirebon, Jun. 2024.
R. Ridwan, H. H. Handayani, S. A. P. Lestari, and Y. Cahyana, “Evaluasi Kinerja Algoritma Random Forest Dan Gradient Boosting Untuk Klasifikasi Penyakit Jantung,” Jurnal Komtika (Komputasi dan Informatika), vol. 9, no. 1, pp. 112–124, Jun. 2025, doi: 10.31603/komtika.v9i1.13450.
Hidayat Jose Julian and Saputra Muhammad Randika, “Evaluasi Kinerja Algoritma Ensemble Learning Pada Klasifikasi Penyakit Diabetes Berbasis Boosting Method,” Jurnal Surya Informatika, vol. 16, pp. 71–80, May 2026.
Ankush Panday, “Heart Attack Prediction in Indonesia,” Kaggle.
E. F. Laili, Z. Alawi, R. Rohmah, and A. Barata, “KOMPARASI ALGORITMA DECISION TREE DAN SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) DALAM KLASIFIKASI SERANGAN JANTUNG,” Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (Simika), vol. 8, no. 1, 2025, [Online]. Available: https://www.kaggle.com/datasets/thxogg/heart-
T. Indriyani et al., “Metode Decison Tree C4.5 untuk Klasifikasi penyakit Jantung,” 2024.
I. G. A. G. A. K. I Made Krisna Dwipa Jaya, “Perbandingan Random Forest, Decision Tree, Gradient Boosting, Logistic Regression untuk Klasifikasi Penyakit Jantung,” Jurnal Nasional Teknologi Informasi dan Aplikasinya, vol. 2, Nov. 2023.
J. P. Anggraini, Chaya Gladys Zhafirah A, and A. Desiani, “Perbandingan Algoritma Random Forest dan Extreme Gradient Boosting (XGBoost) dalam Klasifikasi Penyakit Gagal Jantung,” Komputika : Jurnal Sistem Komputer, vol. 14, no. 2, pp. 149–157, Nov. 2025, doi: 10.34010/komputika.v14i2.16618.
F. Reynaldi Valerian, M. Syarief, D. Abdul Fatah, J. Raya Telang, K. Kamal, and J. Timur, “KLASIFIKASI TINGKAT OBESITAS MENGGUNAKAN METODE GBM DAN CONFUSION MATRIX,” 2025.
D. Galih Pradana, M. L. Alghifari, M. Farhan Juna, and S. Dwisiwi Palaguna, “Klasifikasi Penyakit Jantung Menggunakan Metode Artificial Neural Network,” Indonesian Journal of Data and Science (IJODAS), vol. 3, no. 2, pp. 55–60, 2022.