Kebijakan Diskusi Pascapenerbitan

JSIT (Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi) percaya bahwa proses publikasi ilmiah tidak berakhir saat artikel diterbitkan. Umpan balik, tanggapan, dan kritik membangun dari komunitas akademis dan praktisi merupakan bagian penting untuk menjaga integritas ilmiah, mendorong transparansi, serta memajukan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang Sistem Informasi dan Teknologi.

JSIT menyediakan mekanisme resmi untuk mengelola Diskusi, Koreksi, dan Tanggapan Pascapenerbitan berdasarkan standar etika dari Committee on Publication Ethics (COPE).

1. Bentuk Diskusi Pascapenerbitan

Komunitas pembaca, peneliti, maupun praktisi yang menemukan adanya kesalahan substantif, keraguan metodologis, atau ingin memberikan tanggapan akademis atas artikel yang telah diterbitkan di JSIT dapat berpartisipasi melalui bentuk-bentuk berikut:

  1. Surat kepada Redaksi (Letter to the Editor):

    • Pembaca dapat mengirimkan tanggapan, kritik ilmiah, atau sanggahan resmi terkait artikel tertentu.

    • Letter to the Editor yang lolos evaluasi awal oleh Tim Redaksi akan dikirimkan kepada penulis asli (original author) untuk memberikan tanggapan (Author's Response).

    • Surat beserta jawaban penulis dapat dipublikasikan bersama pada edisi jurnal mendatang untuk transparansi ilmiah.

  2. Pengajuan Koreksi / Klarifikasi:

    • Jika pembaca atau penulis sendiri menemukan adanya kekeliruan teknis, faktual, atau data dalam artikel yang telah terbit, pihak terkait wajib menghubungi Editor melalui email resmi JSIT.

2. Koreksi, Ralat, dan Pencabutan Artikel (Corrections & Retractions)

JSIT berkomitmen menjaga rekam jejak digital dan keabsahan arsip ilmiah. Setiap perubahan pada artikel yang sudah diterbitkan akan ditangani melalui kategori resmi berikut:

  • Koreksi / Ralat (Corrigendum / Erratum):

    • Erratum: Diterbitkan jika terdapat kesalahan inadvertent dari pihak jurnal/penerbit selama proses penyuntingan atau tata letak (layout).

    • Corrigendum: Diterbitkan jika terdapat kesalahan substantif dari pihak penulis (misalnya kesalahan penulisan rumus, data pada tabel, atau nama peneliti) yang tidak merusak kesimpulan utama artikel.

    • Catatan: Artikel asli akan diperbarui (jika memungkinkan), dan pemberitahuan koreksi resmi (Correction Notice) akan terbit secara terpisah serta dihubungkan langsung ke artikel utama.

  • Pernyataan Keprihatinan (Statement of Concern / Expression of Concern):

    • Diterbitkan oleh Editor Utama jika terdapat dugaan kuat adanya pelanggaran etika, fabrikasi data, atau isu kepenulisan yang sedang dalam proses investigasi mendalam, namun bukti definitif belum sepenuhnya terkumpul.

  • Pencabutan Artikel (Retraction):

    • Artikel dapat ditarik (retracted) jika hasil investigasi membuktikan adanya:

      1. Plagiarisme berat atau redundant/duplicate publication.

      2. Pemalsuan/fabrikasi data atau klaim yang terbukti tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

      3. Pelanggaran etika berat atau penyembunyian konflik kepentingan yang memengaruhi validitas riset.

    • Artikel yang ditarik tidak akan dihapus total dari portal OJS demi menjaga rekam jejak arsip, namun versi PDF akan ditandai secara permanen dengan watermark "RETRACTED" disertai penjelasan resmi alasan pencabutan.

3. Prosedur dan Alur Pengajuan

  1. Pengajuan Tanggapan / Laporan:

    • Pembaca dapat mengirimkan dokumen tanggapan atau laporan indikasi kesalahan melalui email resmi redaksi JSIT dengan melampirkan identitas jelas, judul artikel yang dituju, serta bukti/argumen ilmiah pendukung.

  2. Evaluasi Redaksi:

    • Tim Redaksi JSIT akan meninjau laporan secara independen. Jika diperlukan, Redaksi dapat meminta pertimbangan dari Reviewer eksternal (Ad-hoc Peer Review).

  3. Hak Jawab Penulis:

    • Redaksi akan memberikan kesempatan kepada penulis asli untuk merespons kritik atau klarifikasi yang masuk dalam jangka waktu tertentu (maksimal 14 hari kerja).

  4. Keputusan Akhir:

    • Editor-in-Chief mengambil keputusan akhir mengenai bentuk tindak lanjut (menerbitkan Letter to the Editor, menerbitkan Corrigendum, menerbitkan Retraction, atau menolak laporan jika dianggap tidak berdasar secara ilmiah).