Peran Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada Usaha Singkong Meledak
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta mendeskripsikan penerapan Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik (MSDMS) yang bersifat informal dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan pada usaha Singkong Meledak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada pemilik usaha sebagai informan kunci dan karyawan operasional sebagai informan utama, yang kemudian dilengkapi dengan observasi partisipatif pasif serta dokumentasi langsung pada proses produksi. Analisis data menggunakan model interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Singkong Meledak menerapkan empat aspek utama MSDMS informal yang saling terintegrasi, yaitu rekrutmen yang menekankan pada karakter fisik serta daya tahan kerja, pelatihan berbasis praktik langsung (on-the-job training) tanpa membebani biaya operasional, sistem penilaian kinerja harian yang transparan dengan pemberian insentif berdasarkan target produksi, serta pembentukan lingkungan kerja yang kolaboratif dan bernuansa kekeluargaan. Penerapan tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja karyawan, yang tercermin dari konsistensi kualitas produk, tercapainya target kuantitas produksi harian, serta meningkatnya efisiensi penggunaan bahan baku melalui penurunan tingkat produk cacat pada proses pengolahan singkong. Kesimpulannya, implementasi MSDMS yang disesuaikan dengan karakteristik UMKM, meskipun dilakukan secara informal, mampu mengurangi kejenuhan kerja, mengoptimalkan keterbatasan sumber daya finansial menjadi efisiensi operasional, serta memperkuat komitmen kerja tim sehingga menciptakan keunggulan kompetitif di sektor industri kuliner kreatif.
Article Details
References
Arifin. (2024). Optimalisasi metode pelatihan on-the-job training sebagai solusi keterbatasan anggaran pada UMKM kuliner. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 12(1), 45–58.
Fauzi, A., Rahmawati, E., & Saputra, H. (2024). Stimulasi motivasi intrinsik melalui evaluasi harian dan insentif berbasis kuota produksi pada industri rumahan. Jurnal Kepegawaian dan Produktivitas Kerja, 8(2), 112–126.
Kurniawan, R., Pratama, A., & Wijaya, S. (2023). Standardisasi kerja (SOP) dan kesadaran kualitas karyawan dalam menekan tingkat kegagalan produk pada industri camilan tradisional. Jurnal Ragam Pengolahan Makanan, 15(3), 201–215.
Sari, K. P. (2025). Membangun iklim kerja kolaboratif untuk meminimalkan kejenuhan kerja dan employee turnover pada usaha keripik rumahan. Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Kuliner, 5(1), 14–29.
Setiawan, B., & Raharjo, T. (2022). Implementasi praktik manajemen sumber daya manusia strategis (MSDMS) dalam meningkatkan efisiensi produksi sektor UMKM kuliner. Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis, 19(2), 89–103.
Suryani, L. (2025). Strategi penyelarasan fungsi kompensasi dan manajemen lingkungan kerja demi keberlanjutan usaha mikro. Jurnal Pengembangan Industri Kreatif, 10(1), 77–91.
Wardani, M. K. (2022). Dampak kesadaran kualitas (quality awareness) dalam proses sortir bahan baku terhadap loyalitas konsumen brand makanan tradisional. Jurnal Manajemen Pemasaran UMKM, 4(4), 310–322.
Wibowo, S., & Utami, R. (2022). Penerapan teori Resource-Based View (RBV) melalui pengelolaan modal manusia (human capital) pada bisnis camilan tradisional. Jurnal Strategi Kompetitif Keunggulan Bisnis, 11(3), 144–159.